[theme_section_hidden_section.ReportAbuse1] : Plus UI currently doesn't support ReportAbuse gadget added from Layout. Consider reporting about this message to the admin of this blog. Looks like you are the admin of this blog, remove this widget from Layout to hide this message.
Hai guru-guru MI hebat! Mau jadi guru profesional dengan cara yang lebih cepat? Ikuti program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di PPG Daljab Kemenag 2025! RPL ini keren banget karena bisa mengakui pengalaman dan kemampuan yang udah kalian punya. Jadi, gak perlu belajar dari nol lagi deh! Keuntungan Ikut RPL: Gak Buang-buang Waktu: Bisa langsung lanjut ke materi yang lebih penting. Hemat Biaya: Gak perlu bayar untuk materi yang udah dikuasai. Tambah Keren: Dapat pengakuan resmi sebagai guru profesional. Gimana Cara Ikut RPL? Daftar dan ajukan permohonan RPL dengan dokumen yang lengkap. Ikuti asesmen untuk menilai kemampuanmu. Tunggu pengumuman hasilnya. Kalau lolos, bisa langsung ikut PPG dengan materi yang lebih sedikit. Daftar RPL Guru Kelas Madrasah Ibtidaiyyah (MI) dalam kegiatan PPG Daljab Kemenag 2025 No Nama Dokumen LINK 1 RPL Guru Kelas 1 MI # 📝 Baca 2 RPL Guru Kelas 2 MI # 📝 Baca ...
Analisis Alokasi Waktu Al-Qur'an Hadits Jenjang SMP/MTs dalam Kurikulum Merdeka Analisis alokasi waktu dalam pembelajaran Al-Qur'an Hadits pada jenjang SMP/MTs Kurikulum Merdeka merupakan upaya penting dalam menentukan durasi ideal untuk setiap topik yang diajarkan. Tujuannya adalah memastikan seluruh materi pembelajaran tersampaikan secara optimal, sehingga peserta didik dapat memahami dan mempraktikkan ajaran Al-Qur'an dan Hadits dengan baik. Pentingnya Analisis Alokasi Waktu Optimalisasi Waktu Pembelajaran: Mengelola waktu secara efisien agar setiap materi dapat diajarkan secara menyeluruh. Kelengkapan Materi: Memastikan bahwa semua aspek penting dari materi Al-Qur'an Hadits tersampaikan. Pendalaman Pemahaman: Memberikan waktu yang cukup untuk peserta didik mendalami materi yang diajarkan. Penyesuaian dengan Karakteristik Siswa: Mengakomodasi perbedaan kemampuan ...
Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) SMA/MA Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) merupakan standar atau patokan yang digunakan untuk menilai sejauh mana siswa telah berhasil mencapai tujuan pembelajaran dalam mata pelajaran tertentu. KKTP ini berfungsi sebagai panduan bagi guru dalam menilai kemajuan siswa serta memberikan umpan balik yang membangun. Perbedaan Antara KKTP dan KKM: KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal): KKM adalah batas nilai minimum yang harus diraih oleh siswa agar dinyatakan lulus dalam suatu mata pelajaran. Fokus utama KKM adalah pada aspek kuantitatif dan kognitif. KKTP: KKTP lebih bersifat kualitatif dan memberikan pandangan lebih luas mengenai kemampuan siswa dalam berbagai aspek, termasuk kognitif, afektif, dan psikomotorik. Selain itu, KKTP juga menggambarkan proses pembelajaran yang dialami oleh siswa. Manfaat KKTP: Bagi Guru: KKTP me...
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) "Nasionalisme": Pemahaman yang Lebih Mendalam
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) "Nasionalisme": Pemahaman yang Lebih Mendalam
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) adalah salah satu komponen utama dalam seleksi
Calon Aparatur Sipil Negara (CASN). Pada aspek "Nasionalisme," TWK berfokus
pada evaluasi pemahaman calon ASN mengenai nilai-nilai kebangsaan, sejarah
perjuangan bangsa, dan konstitusi negara. Tes ini bertujuan untuk memastikan
bahwa calon ASN memiliki komitmen kuat terhadap Negara Kesatuan Republik
Indonesia (NKRI) dan mampu menjaga integritas bangsa.
Konsep Dasar Nasionalisme dalam TWK
Pengertian Nasionalisme
Nasionalisme adalah cinta tanah air dan bangsa yang diwujudkan melalui
tindakan nyata dalam memajukan negara. Konsep ini menjadi dasar utama dalam
mengukur loyalitas dan semangat kebangsaan calon ASN.
Unsur-unsur Nasionalisme:
Kesadaran Berbangsa dan Bernegara: Memahami hak dan kewajiban sebagai
warga negara dalam menjaga keutuhan bangsa.
Semangat Persatuan dan Kesatuan: Menghargai keberagaman budaya, suku,
agama, dan menjunjung tinggi persatuan.
Cinta Tanah Air: Merasa memiliki tanggung jawab terhadap kemajuan dan
keamanan negara.
Rela Berkorban: Kesediaan memberikan yang terbaik demi kemajuan bangsa,
bahkan dengan mengorbankan kepentingan pribadi.
Nilai-nilai yang Dijunjung:
Pancasila: Sebagai dasar negara, Pancasila menjadi panduan moral dan
ideologis dalam kehidupan berbangsa.
Bhinneka Tunggal Ika: Semboyan negara yang menekankan persatuan dalam
keberagaman.
UUD 1945: Konstitusi yang menjadi pijakan hukum dan landasan kehidupan
bernegara.
Contoh Soal TWK Nasionalisme dan Pembahasan
Soal 1 :
Manakah yang TIDAK termasuk dalam upaya mewujudkan semangat nasionalisme?
a. Mengikuti upacara bendera dengan khidmat.
b. Menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
c. Membela negara dari ancaman yang membahayakan.
d. Memprioritaskan kepentingan pribadi di atas kepentingan bangsa.
Pembahasan:
Jawaban yang benar adalah d. Memprioritaskan kepentingan pribadi di atas
kepentingan bangsa. Tindakan ini bertentangan dengan prinsip nasionalisme yang
mengutamakan kepentingan bersama.
Opsi a, b, dan c merupakan tindakan yang mencerminkan semangat nasionalisme.
Soal 2:
Pernyataan mana yang paling tepat menggambarkan makna Bhinneka Tunggal Ika?
a. Persatuan dalam keberagaman.
b. Persamaan dalam segala hal.
c. Keberagaman dalam persatuan.
d. Persatuan di bawah satu pemimpin.
Pembahasan:
Jawaban yang benar adalah a. Persatuan dalam keberagaman.
Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan bahwa meski terdapat berbagai perbedaan suku,
agama, ras, dan golongan, bangsa Indonesia tetap bersatu demi keutuhan negara.
Soal dan Pembahasan Lengkap Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) "Nasionalisme"
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser. The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.